Bupati Apresiasi Pelaksanaan Rembuk Stunting Kabupaten Mukomuko 2022

Mukomuko.seribufakta.com – Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE. MM. Ak. CA. CPA. Menghadiri sekaligus membuka secara langsung pelaksanaan rembuk stunting tingkat Kabupaten Mukomuko tahun 2022 di Aula Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Mukomuko, Selasa (26/07).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mukomuko, Perwakilan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mukomuko, Para Asisten Setda Kabupaten Mukomuko, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat dan Kades yang menjadi Lokus Intervensi Stunting, Serta Tamu undangan lainya.

Bupati Mukomuko dalam sambutanya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara rembuk stunting Kabupaten Mukomuko tahun 2022.

“Semoga melalui kegiatan ini terciptanya komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama di Kabupaten Mukomuko,”sampainya.

Beliau juga mengatakan persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dan Kabupaten Mukomuko menjadi salah satu kabupaten prioritas di Indonesia.

“Kita berharap melalui pertemuan ini dapat memberikan gambaran dan solusi yang pada akhirnya dapat mensukseskan program program kesehatan yang ada, khususnya di program gizi,”tuturnya.

Wakil Bupati Mukomuko, Wasri yang sekaligus sebagai Ketua Tim Pelaksana Penurunan Stunting (TPPS) mengatakan untuk mengatasi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Mukomuko, perlu adanya penanganan yang segera dan berkelanjutan dengan bekerjasama seluruh elemen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat.

“Rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang dilakukan pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersamasama,”sampainya.

Perlu diketahui Berdasarkan analisis data per Febuari 2022 di Kabupaten Mukomuko, persentasi Prevelensi Stunting 6,7%, Wasting 1,7%, dan Under Weight 3,9%. (Bbng/Zr/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *