oleh

Dana Desa Bangun Jembatan Sinar Pagi Ambruk, 3 Pekerja Patah Tulang

Seluma.seribufakta.com – Diduga Insiden kecelakaan kerja dialami para pekerja pembangunan jembatan gantung di Desa Sinar Pagi Kecamatan Seluma Utara. Jembatan gantung yang rencananya khusus untuk dilintasi kendaraan roda empat ini, gagal terwujud di penghujung akhir tahun 2019 ini lantaran ambruk saat para pekerja tengah beraktifitas pada Kamis (26/12) pukul 18.00 wib.

Menurut keterangan Kades Sinar Pagi Ricky Ricardo, kejadian ini baru dilaporkannya ke pihak kecamatan, karena sulitnya jarak tempuh dan tidak ada signal komunikasi. Jembatan sepanjang 45 meter dengan lebar sekitar 4 meter ini, tiba-tiba ambruk saat para pekerja diposisi tengah-tengah jembatan.

Akibat kejadian ini, 4 orang pekerja yang sedang bekerja ikut terjatuh ke dasar sungai yang dipenuhi batu. Dua pekerja dilaporkan patah kaki, satu pekerja mengalami patah pinggang dan lainnya hanya mengalami cedera ringan.

“ada empat orang yang ikut terjatuh ke sungai, 2 patah kaki, seorang patang pinggang satunya lagi cedera ringan”, ucap Ricky Ricardo.

Dari peristiwa ini, diduga pekerjaan yang menggunakan dana desa sebesar Rp 687.130.000 ini, dinilai banyak pihak perencanaan yang kurang matang sejak mulai dirintis pada Juni 2019

Masyarakat sekitar yang melihat material hanyut terbawa arus sungai, hingga Jumat (27/12) sore bergotong royong berupaya menyelamatkan beberapa material papan bantalan jembatan yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, meski jembatan yang dikhususkan untuk kendaraan roda empat telah ambruk, namun masyarakat setempat masih dapat beraktifitas melintasi jembatan lama yang hanya khusus untuk kendaraan roda dua.(Arzan/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *