oleh

Dokter Spesialis RSUD Mukomuko mulai Aktif, tuntutan tetap TPP 30 jt/bulan

Mukomuko.seribufakta.com – Beberapa hari lalu telah terjadi aksi mogok kerja yg di lakukan oleh belasan dokter spesialis d RSUD Mukomuko, Lantaran TPP dokter spesialis mengalami penurunan drastis yang mana selama ini TPP dokter spesialis kisaran Rp.30 jt/bulan kemudian menjadi Rp.2,5 jt hingga Rp.6 jt/bulan.

Hal ini menjadikan kabar yang kurang sedap untuk masyarakat dan karena hal itu pula yg di jadikan bahan perbincangan hangat di semua kalangan akan tetapi aksi mogok kerja dokter spesialis tersebut hanya sebentar, pasalnya para dokter spesialis yang bertugas di RSUD Mukomuko terhitung mulai hari Selasa(20/4)sudah mulai aktif kembali.

Senada dengan yang di sampaikan oleh Plt.Dirut RSUD Mukomuko, dr.Syafriadi,Sp.Pd. kepada media Seribu fakta via WA Rabu(21/4 perlu saya sampaikan kepada masyarakat luas,bahwa para rekan-rekan dokter spesialis sudah kembali aktif seperti semula jadi masyarakat yang datang mau berobat, tidak usah ada keraguan lagi.Ujar dr.Syafriadi.

Saat di singgung terkait TPP dokter spesialis,apakah tetap bersih keras dengan tuntutan para dokter spesialis,yakni TPP tetap Rp.30 jt/bln beliau kmbali menjelaskan,para rekan-rekan dokter spesialis tetap menuntut TPP Rp.30 jt/bln.saat ini Pemda melaui Sekda sedang mengurus SIMONA ke pusat dan untuk sementara waktu saya selaku Plt.Dirut RSUD Mukomuko yang menjamin rekan-rekan dokter spesialis agar tetap untuk buka Poli tetapi kami minta dan berharap kepada pemangku kebijakan agar jangan sampai terlalu lama mengambil sikap dan kebijakan terkait TPP dokter spesialis ini.ujarnya.

Masih dengan dokter Syafriadi,Sp.Pd,beban yang saya emban memang berat karena yg kami sayangkan,bila pemerinth daerah tidak cepat mengambil tindakan,maka saya khwatir rekan-rekan dokter spesialis ini akan pindah kerja ke Kabupaten lain karena bukan hal yang mudah untuk menarik dokter spesialis ke Kabupaten kita/RSUD Mukomuko ini.

Selain itu kita juga baru mulai gencar-gencarnya untuk melakukan pembenahan-pembenahan dalam segala hal di lingkup RSUD Mukomuko ini.Kami juga berharap dukungan dan suport dari berbagai pihak yang berkompeten.pungkasnya.

Plt.Dirut RSUD Mukomuko, Dr.Syafriadi.perlu semua untuk di ketahui, bahwasanya tidak semua dokter spesialis di biayai oleh pemerintah dalam meraih gelarnya.dr jumlah belasan dokter spesialis, hanya empat orang dokter spesialis yang di biayai oleh pemerintah bgitu juga kendaraan dinas, rata-rata dokter spesialis memakai kendaraan pribadi.Ujarnya.(Bbng)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed