Mukomuko.seribufakta.com – Kamis (25/8), sekitar pukul 11.30 WIB, unit Tipidter Polres Mukomuko, limpahkan dua orang Tsk An (55) dan Ru (32) atas kasus dugaan penyebarluasan data KTP invalid di Disdukcapil Mukomuko ke Kejari Mukomuko. Selain Tsk, pihaknya juga menyerahkan barang bukti berupa Laptop berikut charger, 4 lembar berita acara pemusnahan KTP invalid dan 5 lembar screnshoot dokumen yang diinput oleh tersangka Ru.
‘’Pengiriman tersangka dan barang bukti perkara KTP invalid tahap II, berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/A/564/XII/2022/SPKT.SATRESKRIM/RES Mukomuko/Polda Bengkulu 6 Desember 2021. Dan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 95A Undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana,’’tegas Kapolres Mukomuko AKBP. Nuswanto, SH, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim IPTU. Susilo, SH, MH.Kapolres Mukomuko, AKBP. Nuswanto, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu. Susilo, SH, MH menegaskan, pengiriman dua orang tersangka dan barang bukti perkara KTP invalid tahap dua yang dilakukan itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/564/XII/2022/SPKT.SATRESKRIM/RES MUKOMUKO/POLDA BENGKULU, tanggal 6 Desember 2021.
“Dan pada hari Kamis tanggal 25 Agustus 2022 sekira Pukul 11.30 Wib siang, Unit Tipidter Polres Mukomuko melaksanakan pengiriman tersangka dan barang bukti tahap dua terkait Tindak Pidana Penyebarluasan KTP Invalid yang terjadi di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Mukomuko pada hari Jum’at tanggal 03 September 2021 lalu,” ujar Kasat.(Zr/bbng)
Komentar