oleh

Gaji Raib, BPD Lapor Polisi

Manna.seribufakta.com – BPD Desa Suka Bandung, Pino Raya Tunjukan bukti laporan usai melapor ke Polres BS, Senin (3/1).

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Suka Bandung, Pino Raya mendatangi unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bengkulu Selatan (BS).

Kedatangan mereka karena tidak terima honorer atau gaji mereka bulan Desember 2021 raib alias mereka tidak gajian. “Kami tidak tahu siapa yang salah, tapi kami tidak terima gaji kami bulan Desember tidak cair,” kata Ferianto, Ketua BPD Desa Suka Bandung, Pino Raya saat ditemui usai melapor ke Polres BS, Senin (3/1).

Dikatakam Ferianto, gaji yang tidak cair bukan hanya gaji BPD, namun ada juga gaji pengurus desa lainnya seperti pengurus masjid, Kadun, Hansip, guru ngaji, Ketua BMA, kader PAUD, kader Posyandu, kader Lansia, operator vaksin dan lainnya. Padahal honor yang mereka terima selama satu tahun atau 12 bulan. Namun sebagian tidak mereka nikmati.

“Saat kami tanyakan ke pemerintahan desa, katanya uangnya sudah habis, terus kemana dana honor kami yang totalnya Rp 25 juta lebih tersebut?” keluhnya.

Dijelaskan Feri sebelum melapor ke Polres, pihaknya sudah ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Kemudian ditindaklanjuti dengan musyawarah desa, sehingga disepakati untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

“Kami minta polisi dapat mengusutnya hingga tuntas,” imbuhnya sebab, dirinya heran, seharusnya gaji BPD dan perangkat lainnya ada di kas desa. Bahkan sebagian para penerima bantuan ada yang berkurang. Sehingga dipastikan dana di kas tersebut lebih dari Rp 25 juta.Saat dicek pada kas desa, ternyata hanya tersisa Rp 500 ribu lagi. “Kemana raibnya uang untuk honorer kami tersebut,” tandasnya.

Kapolres BS, AKBP Juda Trisno Tampubolon SH SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri Strk SIK MH didampingi Kanit Tipikor, Ipda M Bintang Azhar Strik SIK membenarkan telah menerima laporan tersebut.

Dirinya mengaku akan segera menindaklanjutinya laporan ini sudah kami terima dan akan segera kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suka Bandung Pino Raya, Reflin Junaidi mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Saya tidak tahu ada warga yang melapor, saya tidak mau komentar,” ujarnya singkat. (Julian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed