oleh

Gubernur Rohidin Kirim Bantuan Musibah Banjir di BU

Bengkulu.seribufakta.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah serahkan bantuan kepada total 128 kepala keluarga yang mengalami musibah banjir di Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu, 22 Maret 2020. Tepatnya di Desa Tanjung Genting dan Talang Renah serta 2 desa lainnya di Kecamatan Air Besi. Banjir yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi ini terjadi pada Rabu, 18 Maret 2020.

Pjs Kades Tanjung Genting Rivondi yang mewakili 4 desa yang terdampak banjir merasa sangat terbantu dengan bantuan yang diserahkan langsung oleh Rohidin ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak gubernur yang hadir, atas musibah banjir yang melanda empat desa yang ada di Kecamatan Air Besi ini,” ungkapnya.

Diceritakan Rivondi, banjir berawal dari hujan yang mengguyur sejak sore hari hingga puncaknya pada pukul 20.30 WIB air memasuki perumahan warga.

“Kami berharap kepada bapak gubernur, banjir ini untuk bisa diatasi atau solusi ke depan karena rendahnya badan jalan, khususnya ada beberapa titik yang badan jalannya sangat rendah, banjir terjadi hampir lima sampai enam kali setahun, akibat dari banjir juga terhentinya anak-anak kami sekolah, khususnya siswa SMA dan SMP,” tuturnya.

Menanggapi keluh kesah rakyatnya, Rohidin langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera dilakukan penanganan permanen.

“Ini harus dicarikan solusinya supaya permanen, saya minta BPBD buat jadwal bersama Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan Bengkulu Utara, jika badan jalan bisa ditinggikan setengah meter atau apa, sekaligus posisi penerangan jalan itu penting,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rohidin juga meninjau PAUD Desa Tanjung Genting yang menjadi langganan banjir.

“Memang bangunan PAUD yang kita lihat ini sudah di bibir sungai dan posisi topografi lahan mungkin ini memang tidak layak untuk sebuah bangunan, tetapi ini sudah difungsikan oleh masyarakat dan tentu membangunnya juga tidak mudah, ya tentu ada pertimbangan-pertimbangan khusus penyelesaian kemudian,” kata Rohidin.

Lebih lanjut ia menginstruksikan bantuan perahu karet sebagai antisipasi jika banjir terjadi.

Penyerahan bantuan sendiri selain kebutuhan pokok masyarakat, seperti sandang pangan, juga diberikan alat kerja guna membantu masyarakat saat terjadi banjir.

“Ada perlengkapan kerja, seperti cangkul, sekop dan sebagainya, saya kira ini penting ketika terjadi banjir, karena belum tentu masyarakat memiliki walaupun sederhana, jadi lebih cepat melakukan aksi,” tandas Rohidin.(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed