oleh

Inspektorat Bengkulu Tengah Audit Dugaan Penyalahgunaan DD di 2 Desa

Benteng.seribufakta.com  – Inspektorat Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan audit dana desa (DD) di dua desa.

Audit tersebut dilakukan atas dugaan penyalahgunaan DD.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bengkulu Tengah, Welldo Kurniyanto, SE, MM, CGCAE mengatakan saat ini proses audit terhadap dua desa tersebut masih berlangsung.

Audit ini dilakukan atas laporan yang masuk ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan dilimpahkan ke Inspektorat.

“Saat ini masih berproses. ada dua desa. Dua desa tersebut terdiri dari Desa Lubuk Pendam dan Desa Durian Lebar. Audit ini merupakan pelimpahan dari APH tahun lalu dan saat ini sedang berproses,” ungkapnya.

Welldo menargetkan, audit ini bisa segera rampung dalam waktu dekat.

Ia menargetkan audit sudah selesai pada semester pertama tahun ini.

Ia telah meminta agar Irban Khusus (Irbansus) Inspektorat Kabupaten Bengkulu Tengah untuk segera menyelesaikan audit ini.

Kalau untuk indikasinya yakni penyalahgunaan DD.

“Kalau untuk indikasinya memang benar ke arah penyalahgunaan DD. Tetapi belum bisa kami sampaikan secara rinci. Nanti setelah kami selesai ekspos bersama APH, baru akan kami sampaikan secara rinci,” jelasnya.

Saat ini Irbansus masih terus melakukan pemanggilan terhadap aparatur desa di dua desa tersebut, baik itu aparatur desa Durian Lebar maupun aparatur desa Lubuk Pendam.

Bahkan pekan lalu masih ada aparatur desa yang dimintai keterangan oleh Irbansus.

“Kita saat ini masih melengkapi semuanya. Makanya aparatur desa masih kita panggil dan dimintai keterangan. Bahkan pekan lalu masih ada yang kita mintai keterangan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP mengharapkan ke depan desa-desa di Kabupaten Bengkulu Tengah tak ada lagi yang melakukan penyalahgunaan DD.

Ia meminta desa bisa menggunakan DD sesuai aturan dan ketentuan yang ada.

Jangan sampai menggunakan DD tak sesuai dengan aturan yang ada, sebab akan berurusan dengan aparat hukum.

Rachmat mengatakan pergunakanlah DD secara benar untuk menjalankan program dan memajukan desa.

Ia sangat menyayangkan apabila masih ada desa yang menggunakan DD tak sesuai aturan atau penyalahgunaan DD.

“Kita berharap ke depan tak ada lagi desa yang berurusan dengan hukum karena penyalahgunaan DD. Pemkab Bengkulu Tengah berharap DD digunakan memang benar-benar untuk membangun desa,” tegas Sekda.(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *