oleh

Kades Jengalu Pertanyakan Keberadaan PT.Agri Andalas

Seluma.serubufakta.com – Lahan PT.Agri Andalas di Desa Jenggalu kecamatan Sukaraja lebih kurang 30 hektar yang beoprasi lebih kurang tahun 1996 sampai 2016,sampai sekarang ini Masi di kuasai oleh PT.Agri Andalas.Justru itu pihak pemerintah desa Jenggalu berserta masyarakat Desa Jenggalu kecamatan Sukaraja belum dapat penjelasan yang positif,Apakah lahan perkebunan terletak di desa Jenggalu di kuasai PT.Jenggalau Permai dan Apakah di balikkan kepada pemerintah Atau Negara?.

Maka pemerintah Desa Jenggalu berserta masyarakat Jenggalu menunggu-nunggu penyelesaian nya agar pemerintah terkait kemelut HGU PT.Jenggalu Permai di desa Jenggalu secepatnya di selesaikan agar tidak ada hal-hal di kemudian hari.Hal ini di unhkapkan salah satu tokoh masyarakat desa Jenggaluh yang namanya minta dinrahasiakan.

Berdasarkan data lahan HGU PT.Agri Andalas di desa Jenggalu,di Duga SPPT nya tidak Atas nama Agri Andalas , Masi atas nama masyarakat desa Jenggalu yang tidak ada pendapatan masyarakat , baik Desa Jenggaluh kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma provinsi Bengkulu. Padahal lahan tersebut dengan luas lebih kurang 30 hektar yang saat ini masi di kuasai oleh PT.Agri Andalas terletak desa Jenggaluh Sukaraja.

Saat di komfirmasi media ini Selasa 16 Maret 2021 pukul 3.30 wib.Kemelut di atas belum menemukan titik temunya sampai berita ini di tayangkan.

Setelah Aksi HKTI yang menduduki lahan di perkebunan PT.Agri Adalas di desa Pasar Ngalam kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu oleh Pengurus dan Anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang dilakukan pada hari Senin 15/03/2021.

Kepala Desa Jenggalu Joni Midarling ST angkat bicara terkait status lahan yang awalnya merupakan lahan Eks HGU PT. Jenggalu Permai di desa Jenggalu kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma provinsi Bengkulu yang habis masa berlakunya sejak 07 November 2016 yang dikelolah oleh PT. Agri Andalas.

Kami atas nama pemerintah desa Jenggalu dan masyarakat desa Jenggalu merasa terzolimi dengan ini dan menanyakan kejelasan status kebun PT.Agri Andalas yang sudah puluhan tahun beroprasi di desa kami, namun berdasarkan SPPT yang turun ke Desa dari Pemda Kabupaten Seluma tidak satupun ditemukan atas nama PT. Agri Andalas, tentunya ini menjadi pertanyaan besar bagi kami masyarakat dan pemerintahan desa Jenggalu”. Ungkap Joni.

“Dan berdasarkan data dari BPN Kabupaten Seluma bahwa lahan tersebut merupakan lahan Eks HGU PT.Jenggalu Permai yang telah habis izinnya pada tanggal 7 November 2016 , Jadi pada kesempatan ini setatus kebun PT. Agri Adalas yang ada di desa Jenggalu dan telah beroprasi sejak puluhan Tahun ini sangat-sangat menjadi Pertanyaan bagi kita semua, jadi kepada pihak PT.Agri Andalas tolong angkat bicara, jangan selalu diam saja dan seolah-olah tidak berdosa sebab kami masyarakat desa Jenggalu sudah sangat-sangat resah atas keberadaan dan aktifitas di kebun PT.Agri Andalas tersebut dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini kami akan melakukan aksi yang sama seperti yang dilakukan teman-teman HKTI di desa Pasar Ngalam kemarin”. Tegas Joni.

Saat dikonfirmasi oleh media ini melalui sambungan telepon, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Seluma Marah Halim SP, MP, M.SI, M.AK
Menerangkan bahwa menanggapi pernyataan dari Kades Jenggalu tersebut pihaknya akan melalukan cek data SPPT terlebih dahulu.

“Karena data yang ada pada kami itu berdasarkan data beberapa tahun yang lalu SPPT yang berkaitan dengan penagihan PBB, jadi yang berkaitan dengan pemilikan PT.Agri Andalas nanti kami akan cek lebih dulu datanya, kalau tidak salah memang tidak ada yang atas nama PT.Agri Andalas namun kami akan cek lagi ke bidang pendapatan”. Terang Halim.

Sebagaimana yang dinyatakan oleh kades Jenggalu,diduga aktifitas perkebunan PT.Agri Andalas yang terdapat di Desa Jenggalu yang beroprasi sejak puluhan tahun lalu tersebut tidak memberikan kontribusi dan PAD untuk Kabupaten Seluma.

Sayangnya, saat media ini bermaksud mengkonfirmasi kepada Humas PT. Agri Andalas Rahmat yang bersangkutan menyatakan tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi terkait hal ini, dan merekomendasikan untuk menghungi Humas PT. Agri Andalas yang berada di Kota Bengkulu, namun saat diminta untuk memberikan Nomor Kontak orang yang dimaksud, yang bersangkutan belum memberikan Nomor Kontak yang diminta hingga berita ini ditayangkan.(Mihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed