oleh

Kegiatan DD tahun 2020 Desa Trastrunjam Amburadul

Mukomuko.seribufakta.com – Melalui sumber dana desa tahun 2020 Pemerintah desa trastrunjam kecamtan trastrunjam Kabupaten Mukomuko telah melaksanakan kegiatan Rabat beton jalan dan dua titik kegiatan jalan usaha tani (JUT).

Media seribufakta mempertanyakan pemdes trastrunjam terkait kegiatan yang di duga amburadul dan ahirnya pihak Pemdes, TPK, BPD serta tim pendamping desa berjnji untuk melakukan perbaikan terkait kegiatan tersebut, Jumaat 28/08.

Dan menurut informasi dari tim desa Eko menjelaskan via WA bahwa kami bersama tim dari kecamatan, TPK, Babinkamtibmas,babinsa, BPD serta sekdes telah turun ke lokasi dan telah di lakukan perbaikan sesuai program monetoring dan evaluasi kemaren dan terkait yang rabat beton bila kurang pas maka dihimbau kepada tukangnya agar kmbali untuk melakukan perbaikan.Ujarnya.

Dan disisi lain menurut beberapa orang warga (nama gak mau di sebutkan)via WA mengatakan saat kita dengar sudah ada perbaikan,saya bersama warga lain penasaran dan melihat lokasi kegiatan tersbut.tapi saya bertmbah kecewa karena kita lihat JUT yang ada di sungai Bungin dan sungai Gambir belum ada perbaikan sama sekali.

Kita hanya melihat adanya material koral hanya 1 mobil yg di serak kami sebagai warga sangat kecewa pas di tanjakan jangankan mobil,motor’pun susah untuk melewati pembangunan jalan usaha tani tersebut dan banyak kita jumpai juga ketebalan koral yg sangat jauh dari standar serta ketebalan yang seharusnya di tambah lagi kotaknya yg memang masih tipis dan di Pibro lagi biar bisa di lalui dan awet.katanya.

lebih lanjut di kataknnya pekerjaan Rabat beton juga terkesan asal jadib karna faktanya sekarang sudah retak di sana sini,yang tengah-tengah cor harusnya di timbun pakai material.kha kalau sekarang gak ada timbunan material untuk tengahnya Cor(( tersbut.sehingga masyarakat juga takut untk melewati jalan rabat dgn menggunakan kendaraan.saya harap pihak kecamatan supaya berpihak kpada masyarakat,saya juga mngharapkn Tim inspektorat untk turun ke lokasi desa kami.pungkasnya. sampai berita ini di naikkan,pihak Sekdes, BPD tdak bisa di mintai keterangan.karna seakan-akan menghindar dri media dan tdak mau terbuka.dan pihak TPK Hardadi juga tidak mau di konfirmasi,karna nomor pihak media telah di blokir oleh TPK Hardadi.(Bbng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed