oleh

Ketua DPRD BS,Tinjau Pabrik PT. BSL Terkait adanya Dugaan Pencemaran Sungai Air Martam

Manna.seribufakta.com – Ketua DPRD dan Rombongan melakukan Peninjauan  mekanisme pengolahan pabrik PT.BSL dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat adanya dugaan pencemaran lingkungan dan pencemaran sungai Air Mertam dari limbah produksi pabrik.

Untuk memastikan laporan tersebut, pimpinan DPRD lansung meninjau tempat terakhir penampungan limbah yang langsung mengalir ke anak sungai hingga ke sungai Air Mertam. Langkah itu, untuk melihat standar akan bahaya bagi kelestarian lingkungan serta makhluk hidup di sungai.

“Selama ini masyarakat banyak mengeluhkan, sungai Air Mertam yang sering berubah warna dan berbau duga dari limbah pabrik PT. BSL. Untuk itu, kita turun untuk melihat langsung mekanisme pengolahan limbah di pabrik PT. BSL ini,” kata Ketua DPRD

Dari hasil peninjauan tersebut. Barli mengaku, secara teknis pengelolaan limbah pihak PT. BSL sudah benar, namun demikian.
DPRD akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) BS untuk meminta keterangan mengenai pengawasan pengolahan limbah PT. BSL.

“Yang melakukan pengecekan limbah setiap bulan DLHK. Jadi,  nanti kami akan memanggil pihak DLHK untuk memastikan limbah PT. BSL yang dibuang ke sungai sudah benar-benar aman bagi kelestarian lingkungan atau sebaliknya,” beber Barli

Sementara itu, Humas PT. BSL Idius Safari menuturkan, pihaknya sepenuhnya ke DLHK sebab. Setiap bulan di terus dilakukan pengecekan sampel akan baku mutu limbah.

Soal lingkungan ini kan yang paling bertanggung jawab adalah DLHK. Setiap bulan terus dilakukan uji sampel tentang baku mutu akan limbah ini,” tutup Idius

Sebelumnya, banyak warga yang beraktivitas di sepanjang sungai Air Mertam mengeluhkan kondisi air yang berubah warna. Hingga mengakibatkan banyaknya ditemukan ikan mati di sungai Air Mertam.(Reko/Rusika

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed