Lulusan PPPK Bengkulu Selatan Tuntut Kepastian SK

Manna.seribufakta.com – Peserta lulusan PPPK guru BS mendatangi rumdin Bupati, Senin (6/6) sore. Mereka menanyakan kepastian jadwal BENGKULU SELATAN – Sebanyak 129 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) guru yang lulus seleksi tahap I dan II di Kabupaten Bengkulu Selatan mendatangi rumah dinas (rumdin) bupati, Senin (6/6) sore.

Kedatangan para guru tersebut untuk mendapatkan kepastian terkait jadwal pembagian SK PPPK yang telah mereka nanti sejak pengumuman kelulusan. Rombongan PPPK didampingi tim dari PGRI BS selaku naungan para guru di Kabupaten BS.

“Kedatangan kami ke sini (rumdin bupati) untuk ketemu pak Bupati Gusnan Mulyadi. Kami tidak untuk demo ataupun lainnya, hanya ingin silaturahmi sekaligus menanyakan kepastian pembagian SK PPPK,” ujar Mitha, salah seorang perwakilan peserta PPPK guru.

Mitha yang didampingi ratusan rekannya itu merasa khawatir lantaran SK mereka belum juga dibagikan hingga saat ini. Sementara daerah lain dan provinsi, sudah ada yang membagikan SK tersebut. Kekhawatiran juga semakin memuncak lantaran tak lama lagi akan dilaksanakan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) di sekolah.

CPNS dari Pemkab Bengkulu Selatan, Jangan Sedih Ya…
“Tak lama lagi akan ada PPDB. kalau kami lihat di pemberitahuan Kemendikbudristek RI, ASN PPPK ataupun lulusan CPNS juga setidaknya harus tugas sebelum tahun ajaran baru dimulai,” bebernya. Maka dari itu, pihaknya berharap melalui pertemuan tersebut Bupati BS selaku orang nomor satu dan pemangku kebijakan dapat memperjuangkan hak ASN PPPK.
SK yang diharapkan selama ini diminta untuk segera dibagikan.

“Tadi beliau (Bupati) mengatakan bahwa kendala utama pembagian SK ini lantaran belum adanya anggaran penggajian ASN PPPK. Dana yang tersedia sekarang ini hanya cukup menggaji ASN PPPK sebanyak 50 orang saja,” kata Mitha.

Sementara itu, Sekretaris PGRI BS, Charles Anwar, S.Pd mengaku, Pemkab BS harus segera mencari jalan keluar agar SK ratusan peserta PPPK guru yang lolos seleksi tahap I dan II dapat dibagikan. Sebab, jika harus tertunda maka setatus tugas dan jabatan ASN PPPK semakin terkatung-katung.
Sementara BS sekarang ini mengalami kekurangan guru ASN cukup banyak.

“Untuk syarat dan proses, kami rasa mereka (peserta PPPK) sudah sangaT layak mendapatkan SK. Karena, mereka sudah lolos seleksi dan juga telah pemberkasan. Lalu apalagi yang menjadi kendala ?,” tanya Charles.

Jika memang terkait penganggaran gaji, ia mengaku PPPK guru merupakan ASN yang digaji melalui Dana Alokasi Umum (DAU), dan itu tertera dalam juknis pengangkatan ASN PPPK guru dari Kemendikbudristek RI. “Sebelumnya telah dikatakan bahwa ASN PPPK digaji dari APBN yang digelontorkan melalui DAU. Sebab, ASN PPPK sama halnya dengan PNS guru atau PNS lainnya. Untuk itu, kami berharap Pemkab BS dapat mencarikan solusi terkait kendala pembagian SK ini,” sambung Charles.

Tahun Depan, Tak Ada Seleksi CPNS di Bengkulu Selatan
untuk memperjelas mengenai pembagian SK peserta PPPK guru tersebut, Tim PGRI BS akan kembali berkoordinasi dengan pihak provinsi, yang sebelumnya telah membagikan SK PPPK guru yang bernaung di bawah Pemprov Bengkulu. “Akan ada koordinasi lanjutan. mudah-mudahan saja apa yang diharapkan rekan PPPK guru selama ini segera terwujud,” harapnya. (Julian kenedi/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *