oleh

Mayarakat Desa Tawang Rejo Terima Kunci Fisik 100% secara Simbolis

Seluma.seribufakta.com – Kamis 17/12/2020 di desa Tawang Rejo kecamatan air periukan Kabupaten Seluma acara di mulai pada pukul 9/15 wib yang di hadiri dari dinas kementrian PUPR provinsi Bengkulu dan di hadiri dari dinas perkim Kabupaten Seluma dan masyarakat desa Tawang Rejo,

kepala desa beserta perangkat desa Tawang Rejo.

Penyerahan dari dinas kementrian provinsi Bengkulu secara simbolis kepada kepala desa Tawang Rejo Pujianto tadi pagi bertempat di gedung kantor desa Tawang Rejo kecamatan air periukan.

Penerima bedah rumah tahap yang ke 2 di mulai pada tahun 2019 hingga akhir tahun 2020 semua masyarakat yang berhak menerima ada terutama masyarakat belum mempunyai rumah dan yang rumahnya tidak layak huni tahap selajutnya umtuk membantu warga yang kurang mampu biaya tersebut yang berasal kementrian PUPR yang melalui dinas perkim Kabupaten Seluma.

Program ini dari negara Indonesia untuk mengurangi rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Seluma dan sekitarnya.

Acara siang ini ,tampak hadir di lokasi tersebut para undangan dan para penerima bantuan bedah rumah yang ada di lokasi tersebut mematuhi protokol kesehatan.
demi untuk mencegah dan mengurangi penyebaran penyakit covid-19 yang masih melanda Kabupaten Seluma dan sekitarnya dan undangan semua memakai masker dan jaga jarak karena mematuhi perturan pemerintah yang ada di Kabupaten seluma.

Adapun undangan di hadiri kurang lebih 75 orang yang ikut hadir di lokasi acara peresmian penerimaan secara simbolis kunci bedah rumah di Sertai dengan acara dengan pemotongan nasi tumpeng oleh jajaran kementrian provinsi Bengkulu.

pemotongan nasi tumpeng pertama di berikan oleh kades Tawang Rejo dan yang kedua di berikan oleh pemerintah perkim Seluma yang di saksikan langsung oleh para penerima bedah rumah yang ada di desa Tawang Rejo beserta para undangan lainnya.

Kepala desa pujianto memberikan keterangan dengan awak media alhamdulilah sukur desa yang saya pimpin mendapat bedah rumah 2 tahap pertama tahun 2019 sebanyak 54 KK yang di bedah dan tahun 2020 bertambah sebanyak 66 KK, dan bedah rumah di desa kami untuk tahap ke 3 tiga akan mengajukan proposal untuk progam bedah rumah baru yaitu pada tahun 2021.

Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat di desa kami masalah bedah rumah dan lain lain kami selaku kepala desa Tawang Rejo tetap akan berusaha berjuang bersama masyarakat yang ada di desa kami semoga pemerintah Kabupaten provinsi dan pusat mau melanjutkan bedah rumah di desa kami ini,kami menghimbau kepada masyarakat mari kita bersatu padu untuk berjuang membangun desa yang kita naungi selama ini dalam mencari kehidupan di desa kita dan untuk anak cucu nanti kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat,provinsi dan Kabupaten Seluma yang sudah memberikan bantuan rumah yang layak huni. Tutup kades Tawang Rejo.

Dinas kementrian provinsi Bengkulu di sela sela kerjanya pada hari ini menjelaskan kepada awak media yang mendapatkan bedah rumah itu bukan yang tidak layak huni saja tetapi yang mempunyai suwadaya yang tidak layak dan yang mempunyai suwadaya pemerintah memniyapkan atau menbantu dana sebesar 17,500,000 rupiah untuk di berikan oleh warga yang sudah mempunyai tabungan calon untuk memperbaiki rumah masing masing tersebut desa itu sendiri, kami dari pihak pemerintah kementrian PUPR provinsi hanya membatu dana antara lain:
Rp 5000.000 untuk biaya tukang yang mengerjakan bedah rumah tersebut semuanya bila ada yang kurang ya ditanggung pemilik rumah sendiri, pemerintah hanya membantu dana tersebut demikian tutur dari kementrian provinsi Bengkulu.

Selain itu warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut di temui oleh awak media yang dak mau di sebut namanya saya sangat berterima kasih kepada kepala desa kami yang sudah berjuang sekuat tenaga untuk masyarakat desa kami,semoga pemerintah desa tidak bosan dan tidak lelah untuk memperjuangkan warga seperti kami ini dan kami sangat ingat dengan perjuangan kades kami siap bekerja sama dan kompak bersatu saling bergandengan tangan dengan aparat desa setempat desa Tawang Rejo khususnya. Demikian ungkapan masyarakat Tawang rejo.(Yudi wusono)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed