oleh

Misteri Kisah Perjalanan Sinar Banten Menjadi Desa

Kaur.seribufakta.com –
Misteri kisah perjalanan Sinar Banten sebelum menjadi sebuah desa.

Mesteri kisah perjalan desa Sinar Banten kecamatan Nasal Kabupaten Kaur bermula dari hadirnya warga Jawa yang sudah menetap di provinsi Lampung, proses demi proses untuk meraih mimpi demi mensejahterakan perekonomian keluarga dan masa depan anak-anak, akhirnya ayah dan kakak ipar saya dan warga lainya sampailah kita di ujung selatan bumi raflesia provinsi Bengkulu yang berwilayahnya di Kabupaten Kaur kecamatan Nasal yang sekarang ini menjadi wilayah desa Sinar Banten.

Ya menurut kades Sinar Banten, kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Sarnak awal mulanya Sinar Banten menjadi misteri kisah yang membanggakan warga karena menjadi satu desa itu melalui proses pengorbanan dan perjuangan.

Kisah awalnya begini ucap kades Sinar Banten pada awak media seribufakta.com

Pertama kesini bapak saya dan kakak ipar saya mencari tanah untuk datang ke Sinar Banten ini untuk bikin usaha kebun kopi, setelah sudah mendapatkan lokasi yang layak untuk di jadikan kebun pada akhirnya banyaklah kawan-kawan ikut untuk bikin usaha kebun kopi.

Setelah sudah banyak orang yang ikut berkebun, timbullah gagasan ayah saya dan warga untuk menyampaikan ke kepala desa induk Ulak pandan, waktu itu kadesnya pak Mutadin untuk dibentuk siar Banten ini menjadi kepemimpinan Kadus di kepemimpinan kepala desa Ulak pandan, allhamdulilah dapat respon positif dari pak kades Mutadin ucap kades Sarnak.
12/09/2021.

Lanjut kades oleh desa induk ditunjuklah kakak ipar saya menjadi kadus.
setelah itu ada program transimigrasi, kemudian saya ditunjuk warga untuk menggantikan kakak ipar saya untuk menjadi kadus yang pada akhirnya saya kurang lebih 10 tahun menjadi kadus sinar banten.

Sudah itu ada program pemekaran karena kalau mau jadi Kabupaten syaratnya harus ada sekian desa, begitu juga kecamatan harus ada sekian kecamatan, pada akhirnya terbentuklah sebuah kabupeten mekar yaitu Kabupaten Kaur.

Setelah itu ada sket desa yang mana wilayahnya luas dan jumlah penduduknya mencukupi syarat untuk di mekarkan oleh desa induk Ulak pandan pada akhirnya..! saya kumpulkan warga yang ada didalam untuk mendirikan rumah disini yaitu Sinar Banten, sebab kalau kita sudah berdiri diatas kaki sendiri, apa-apa yang berupa bantuan dari pemerintah, kita tidak lagi menunggu sisa dari desa induk.Saya pengen warga kita ini nantinya sejajar dengan desa yang ada di Kabupaten Kaur, khususnya kecamatan Nasal.

Lebih lanjut kades Petahana yang kembali mencalonkan diri untuk bertarung di kontestasi pilkades 2021-2026, warga juga menyiapkan diri untuk keluar, waktu itu saya masih ada mobil jif, saya bantulah mereka untuk membawa matrial seluruh rumah warga yang di dalam yang kebunnya sudah termasuk wilayah Sinar Banten saya bantu untuk angkutnya tanpa di bayar, bahkan saya bantu beli paku beli bahan-bahan yang lainnya selagi saya mampu.

Pada suatu hari saya menemui sekdes bukit indah pak Ismudi namanya, saya bilang saya minta bantu sama bapak, terkait warga bukit indah banyak berkebun di wilayah Sinar Banten saya mohon bantuannya untuk masuk warga Sinar banten karena saya ingin mencukupi syarat untuk mengajukan pemekaran pada desa induk Ulak Pandan.

Setelah mencukupi syarat pengajuan mekar, saya di tunjuk warga menjadi PJS kurang lebih 1,5 tahun dengan dasar misteri kisah perjalanan Sinar Banten ini karena perjuangan saya dan warga, maka saya terpanggil lagi hati saya untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat sinar Banten. Insya’Allah, mohon dukungan dan do’a dari semua pihak, tutupnya kades Petahana Sarnak.( Samsudin )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed