oleh

Pacu Reformasi dan Birokrasi Diskominfosan Lakukan Pemaparan PMPRB dan SAKIP

Bengkulu kota.seribufakta.com – Mendukung terciptanya perbaikan tata kelola pemerintah di Kota Bengkulu. Kamis (15/7/2021), Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) melakukan pemaparan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Berlangsung di ruang kerja Diskominfosan, pemaparan dilakukan oleh Kepala Diskominfosan Eko Agusrianto didampingi Kasubbag Penyusun Program dan Keuangan Herliani dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Panti Yuniarti di ruang kerja Kadis Kominfosan.

Sebagai informasi, PMPRB ialah instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara mandiri oleh Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah yang diisikan langsung oleh masing-masing instansi pemerintah pada sistem penilaian yang telah dibangun.

Sementara itu, SAKIP merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

Seusai pemaparan, Kadis Kominfosan Eko Agusrianto mengungkapkan pemaparan PMPRD dan SAKIP Diskominfosan berjalan lancar, dan siap mendukung untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik.

“Alhamdulillah, sudah kita sampaikan dengan baik, ini ialah salah satu upaya agar reformasi dan birokrasi terwujud. Apa-apa yang kita sampaikan tadi untuk mendukung agar tata kelola Pemkot menjadi baik dan bersih,” ucap Eko.

Dalam pemaparan tersebut, inovasi-inovasi Diskominfosan juga turut dipaparkan seiring kemajuan reformasi dan birokrasi pemerintahan.

“Inovasi-inovasi tentu kita sampaikan, termasuk aplikasi-aplikasi yang dibangun sesuai dengan nilai reformasi dan birokrasi. Salah satunya ialah transparansi, akuntabilitas serta terwujudnya pelayanan prima. Dalam rangka mempermudahnya, kita berikan pelayanan yang bersifat cepat, murah dan transparan, seperti aplikasi DPMPTSP, slawe Dukcapil, bahkan sudah banyak Pemkab dan Pemkot lain belajar ke kita,” tambahnya.

Harap Eko, dilakukannya pemaparan PMPRB dan SAKIP menjadikan suatu komitmen para pejabat lingkup Pemkot Bengkulu.

“Ini akan menjadi satu komitmen untuk kita, seperti masalah fakta intergritas, perjanjian kinerja dan harus menjadi komitmen masing-masing pejabat,” tutupnya.(rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed