oleh

Pekerjaan jalan Usaha Tani Trastrunjam Diduga Asal Jadi Alias Amburadul

Trastrunjam.seribufakta.com Berdasarkan hasil laporan warga bahwa ada 3 titik pembangunan jalan yang pengerjaannya sangat amburadul yang pekerjaannya di desa trastrunjam kecamtan trastrunjam yang bersumber aggarannya dari Alokasi dana desa DD Th 2020.

Media ini cek ke lapangan dan membuktikan bahwa adanya laporan warga setempat dan ada 3 item pekerjaan yakni pengoralan 2 titik dan rabat beton jalan dan fakta di lapangan dengan hasil kekerjaan memang sangat amburadul, Rabu 12/8/2020.

Disaat media ini kita meminta keterangan kepada salah seorang warga Zairan yang ikut ke lokasi dia mengatakan kami sebagai warga setempat sangat kecewa dengan hasil pekerjaan yang sangat amburadul yang seakan-akan pekerjaan ini di kerjakan asal jadi,yang mana batu koralnya yang di serak juga sangat tipis hal itu sudah menyalahi aturan dan pinggirnya tidak di tata yang bagus.

Selain itu ada beberapa titik yang bagian tebal itupun susah untuk di lalui kndaraan roda dua.Saya yakin dan di duga pasti ada prmainan dan di duga tetap ada Mark up anggaran.Ujarnya.

Lebih lanjut di katakan Zairan yang seharusnya di tahap akhir dalm pemadatan yang menggunakan alat pibro harusnya juga benar-benar di optimalkan sehingga bisa padat dan bagus hasilnya akan tetapi fakta yang kita lihat di lokasi alat pemadat koral seakan-akan hanya untuk syarat dokumentasi saja. Menggilas hanya sekali jalan sehingga kerjaan tdak terlalu bermanfaat bagi masyarakat sekitar itu semua karna di duga sudah permainan tim TPK.

Sedangkan tim pendamping desa dan tim monev dari kecamatan trastrunjam sudah mengecek pe kerjaan akan tetapi gak ada yang berubah dan seakan-akan tutup mata sedangkan tujuan pemerintah menggelontorkan anggaran adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, dua item pekrjaan pengoralan ini semuanya sama amburadul dan hanya untuk meraup keuntungan beberapa orang.Pungkasnya.

Begitu juga media ini meminta keterangan dengan waega lainnya yang namanya minta dirahasiakan mengatakan kami sebagai warga diam dalam kecewa terhadap Pemdes kami karena kami tidak pernah tau kegiatan apa saja dalam perencanaan pembangunan di desa kami trastrunjam karena kami sebagai warga tidak pernah di undang dalam musyawarah desa apa pun hanya perangkat dan BPD yang melakukan musyawarah/rapat.hal itu menunjukan kurangnya keterbukaan kepada masyarakat kecil.

Saya berharap kepada pemerintah kabupaten untuk turun mengecek pekerjaan itu,bila kami mengada- ada silahkan di cek juga yang item pekerjaan rabat beton, jalan usaha tani yang pekerjaan awalnya juga di kerjakan orang luar, sementara kami warga setempat banyak yang tidak kerja tetapi separoh jalan orang itu di berhentikan dan pekerjaan di lanjutkan warga setempat dengan hasil rabat beton yang dikerjakan dari desa lain itupun sekarang sudah ada yang mulai retak sana sini,pada hal belum di lewati kendaraan.

Di tempat terpisah media ini menemui TPK desa trastrunjam Hardadi mengatakan memang kita akui kalau pekerjaan jalan usaha tani dan rabat beton belum layak dan saya juga minta maaf dan harap maklum saya belum lama megang mandat TPK, pengetahuan saya di bidang itu juga masih belum terlalu paham,kita akui alat pemadat koral hanya lewat sekilas jadi pekerjaan tidak maksimal akan tetapi tatap kita perbaiki kembali karna pekerjaan itu belum serah terima.Ujaarnyq.

Camat trastrunjam Subaryadi via WA mengatakan saya sudah menghubungi Tim pendamping desa mas, kemaren juga tim monev sudah turun ke lokasi bersama pemdes setempat dan saya mengharapkan kepada Pemdes setempat untuk harus memperbaiki pekerjaan tersebut.Pungkasnya.

Sampai berita ini di turunkan dan sesuai pantauan media ini dan melalui warga trastrunjam.pekerjaan itu sampai sekarang belum ada perbaikan.(Bbng)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed