oleh

Pemeliharaan Jalan Nasional Tahun 2020 Bengkulu – Sumbar Banyak Rusak

Mukomuko.seribufakta.com – Pemeliharaan jalan Nasional tahun 2020 yang menghubungkan dua Provinsi yakni Bengkulu-Sumatera Barat tepatnya di Kabupaten Mukomuko sampai saat ini masih banyak kita jumpai jalan yang rusak dan berlubang sehingga sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan,Senin(21/12/2020) ada beberapa titik jalan yang rusak dan berlubang yakni:di pasar sebelah, Lubuk sanai,arah tiga,ujung padang dan di depan SMPN Mukomuko/Taman bundaran Mukomuko.

Dan perlu untuk di ketahui bersama bahwasanya pemerintah pusat melalui pemerinth Provinsi telah menggelontorkan dana untuk anggaran perawatan jalan Nasional ini dan yang terpilih sebagai rekanan yaitu PT.Multi Karya Mandiri yang pelaksanaan kegiatan preservasi jalan Nasional batas Sumbar-Ipuh telah di anggarkan sebesar kurang lebih 10 miliar di mulai dr bulan februari s/d Desember 2020.

Adapun yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.1) yaitu Dedi Mardianto,pejabat Balai pelaksana jalan Nasional Bengkulu akan tetapi fakta di lapangan sa’at ini, jalan yang sudah berlubang di tinggalkan pekerja begitu saja,hal ini sudah berlangsung cukup lama sehingga sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.

Media ini mencoba menghubungi Nur kholis pengawas lapangan via telpon, tapi tidak ada respon dan chat via WA juga tidak ada balasan.Seakan-akan menghindar dari awak media di karenakan perasaan penasaran yang tinggi,dan juga media ini mencoba menghubungi dan meminta keterangan kepada PPK 1.1 Dedi Mardianto via WA,dan Dedi memberikan jawaban, Mudah-mudahan dalam Minggu ini kembali lagi di laksanakan pekerjaan tersebut dan paket pekerjaan tersebut sebenarnya terkena Refocusing dan di jadikan paket MYC, yang penyelesaiannya jatuh pada bulan maret 2021.Ujar Dedi.

Selain itu diduga PPK juga mengerjakan proyek parit jalan nasional yaitu kiri dan kanan dan juga mengerjakan proyek abrasi yang diduga sampai sa,at ini masih ada yang mangkrak.

Dimohon aparat penegak hukum dan BPKP agar menindaklanjuti hasil pekerjaan jalan nasional yang menghubungkan Bengkulu-Sumbar yang di duga banyak merugikan negara. Bbng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed