oleh

Pemkab Mukomuko Salaurkan Bantuan Bahan Pokok pada Korban Banjir

Mukomuko.seribufakta.com – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyalurkan bantuan berbagai bahan pokok kepada kepala keluarga yang menjadi korban banjir di Kecamatan Selagan Raya.

Dilansir dari berita ANTARA“Bantuan yang ada kita optimalkan melalui Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Ketahanan Pangan,” kata Bupati Mukomuko Choirul Huda dalam keterangannya di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan hal itu usai menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2019 dengan tema “Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk Suksesnya Pembangunan Nasional”.

Ia mengatakan, bantuan berbagai bahan pokok dari tiga organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah setempat ini dipadukan kemudian disalurkan kepada korban banjir.

Terkait dengan kejadian bencana alam banjir yang melanda Kecamatan Selagan Raya pada Sabtu malam (14/12), menurutnya, pemerintah setempat belum perlu mengeluarkan status darurat bencana alam ini.

“Kita kaji dahulu, tetapi yang lebih penting sekarang ini adalah antisipasi dari camat setempat kemudian bagaimana masyarakat setempat mengantisipasi hal yang telah terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, hal yang penting dilakukan oleh pemerintah setempat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di daerah ini, selain itu kebutuhan dasar makanan dipenuhi.

Ia mengatakan, sekarang ini ketika terjadi sesuatu bencana alam di daerah ini OPD di lingkungan pemerintah setempat melakukan tindakan cepat karena sistemnya sudah terbangun sistem di kecamatan dan kabupaten.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat sebelumnya menyebutkan sebanyak 895 jiwa atau sebanyak 163 kepala keluarga di Kecamatan Selagan Raya yang terdampak banjir yang melanda wilayah ini pada Sabtu malam (14/12).

Banjir yang melanda Desa Sungai Gading dan Pondok Kopi pada Sabtu malam (14/12) tersebut terjadi selama tiga jam mulai dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB. Banjir yang berasal dari luapan Sungai Selagan, Sungai Gading dan Sungai Payang membuat ratusan keluarga ini mengungsi.(Sumber ANTARA).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *