oleh

Pemkab Mukomuko Terus Dorong dan Bangkitkan Perekonomian Masyarakat

Mukomuko.seribufakta.com – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan menurunnya perekonomian dan aktivitas di berbagai sektor wilayah di Mukomuko dan seluruh wilayah di indonesia, Walau economic shock yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 berangsur mereda seiring stabilnya pasar keuangan domestik dan menggeliatnya beberapa sektor perekonomian.

Akan tetapi mengingat sifatnya yang memukul baik sisi penawaran mau pun permintaan dari perekonomian, upaya pemulihan masih memerlukan lebih banyak waktu. Pada saat yang sama penyebaran virus juga belum menunjukkan tanda-tanda berakhir seiring dengan masih meningkatnya tren kasus dan kematian terkonfirmasi.

Belakangan ini terjadi kesimpangsiuran persepsi masyarakat , bahkan salah satu dewan menilai kinerja pemerintah yang dipersepsikan memperhatikan.

Dalam hal ini pemkab mukomuko melalui sekda Kabupaten Mukomuko DRS. H. marjohan saat di waeancarai wartawan seribufakta.com 27/09/2020 di kediaman nya menyampaikan pemkab Mukomuko sekarang fokus terhadap penguatan ekonomi masyarakat , yang pasti penguatan ekonomi yang diiringi penyusunan prioritas yang transparan serta koordinasi dan sinkronisasi kebijakan yang tepat dan langsung berdampak kepada masyarakat “Ujar marjohan

Pasca pendemi ini juga Kabupaten provinsi bahkan pusat mengalami penurunan begitupun Kabupaten Mukomuko yang sempat zona merah , yang pasti Pendapatan asli daerah (PAD) menurun drastis salah satu penyebabnya adalah pendapat faktor pajak yang berkurang karena sektor tersebut semasa pandemi Vovid-19 lumpuh total.

Selama pendemi covid 19 memberikan dampak yang sanagat luar biasa terhadap pendapatan daerah ,sektor pariwisata, UMKM , pajak rumah makan, dan masih banyak lain nya bahkan di jakarta sendiri “ucap marjohan

Untuk itu pemkab menyikapi hal ini terus merangkul masyarakat dan seluruh stekholder terkait untuk bangkit dari keterpurukan ini dan walaupun kita mengalami dampak musibah nasional ini, kita terus berusaha meningkat perekonomian kita dari segala bidang contoh. Bidang pendidikan. Bidang pertanian.

Selain itu nidang penataan umum dan penataan ruang,bidang perumahan dan pemukiman, bidang kesehatan,bidang perdagangan,bidang perikanan,bidang patiwisata, bidang sosial. Bidang perizinan. Bidang penaganana bencana. Semua mengalami peningkatan yang saknifikan berdasarkan data namun untuk menuju normal semua butuh waktu “pungkas marjohan

Di samping itu winarno MPd kabag humas setdakab Mukomuko menyampaikan hampir semua daerah di indonesia mengalami penurunan PAD. Begitu Juga di Kabupaten Mukomuko tercinta ini dan yakinlah pemerintah daerah dalam hal ini Bapak choirul Huda dengan sekuat tenaga mengunakan APBD dengan cermat dan kehati hatian dan tepat sasaran untuk keselamatan Masyarakat Kabupaten disesuaikan pendapatan yg berasal dari DAU, DAK , Dana Transfer pusat, dan Bagi Hasil dari propinsi terjadi penurunan, yg tertuang dlm Kepres dan PMK dari Mentri keuangan , dan Keputusan Gubernur pada setiap tahun anggaran.

Untuk Itu mari bersama sama kita berfikir cerdas dan bergikir terbuka, jangan mudah di hasut dan di adu domba oleh tulisan yg mengatakan dengan turunya pendapatan semasa Covid – 19 kinerja pemerintah daerah memprihatinkan itu tidak benar.Penurunan PAD bukan hanya di Kabupaten Mukomuko, banyak daerah mengalami penurunan PAD, wabah covid -19 sangat mempengaruhi ekomoni masyarakat ,mari rekan rekan bersama kita luruskan samakan persepsi yang di sampaikan oleh orang orang yang punya kepentingan dapat kita luruskan di tengah masyarakat kita,baik di media sosial, ataupun di msayarakat secara langsung.Ujar winarno,M.pd (kabag humas setdakab)(Bbng) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed