oleh

Pemkot Bengkulu Resmikan Hunian Rumah Khusus Nelayan

Bengkulu kota.seribufakta.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bengkulu Meresmikan hunian Rumah Khusus Nelayan sebanyak 50 unit di Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Kamis (12/12).

Plt Kadis Perkim Kota Bengkulu I Made Ardana mengatakan bahwa pihaknya akan meresmikan bantuan perumahan sebanyak 50 KK. Dan untuk ditahun 2020 mendatang akan dibangun 50 unit rumah bagi nelayan.

“Hari ini kita akan melaunching Rumah Khusus Nelayan sebanyak 50 KK dan menyerahkan 50 unit rumah untuk 50 KK jadi ini yang tahun ke-3 kita dibantu oleh pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR Direktorat Jendral Pengadaan Perumahan. Dari tahun 2016 sampai saat ini kita sudah total mendapatkan sekitar 250 unit. Proposal untuk tahun 2020 kita sudah masukan kita meminta 50 unit lagi,” ujar Made.

Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE menyampaikan hari ini Launching Rumah Khusus Nelayan sebanyak 50 unit untuk 50 KK.

“Bapak/Ibu sekalian rumah ini sesungguhnya adalah bentuk dari pada perhatian pemerintah, terutama Bapak Presiden kita yang sudah jelas-jelas berulang kali selalu mengatakan agar pemerintah daerah juga betul-betul memperhatikan Bagaimana masyarakat. Kita bisa memiliki rumah sendiri dengan tenang dulu ya, dulu sebagian besar masyarakat kita itu masih belum tenang karena tanahnya belum statusnya jelas,” ungkapnya.

Dikatakan Helmi, ketika Presiden datang ke Bengkulu pihaknya langsung menemui dan minta agar kemudian sebagian tanah yang sudah diberikan penggunaannya kepada pihak Pelindo itu bisa diberikan kepada masyarakat.

“Ya Alhamdulillah sertifikasinya sudah dilakukan dan sebagian masyarakat kita yang tadinya berdiam di rumah yang tidak cukup itu sudah tenang. Pemerintah juga menyadari bahwasannya masyarakat kita juga untuk membangun rumah itu memang tidak mudah. Maka kemudian pemerintah kota Bengkulu telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk dibangun rumah khusus bagi para nelayan agar kemudian nanti para nelayan kita masyarakat yang di pinggir pantai yang sebagian besar rumahnya memang masih perlu diperhatikan itu bisa dibangun,” sampai Walikota.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *