23 April 2021
oleh

Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Pembangunan Gedung IAIN Curup

Direktur Kriminal Khusus Polda Bengkulu Kombes Pol Deddy Setyo Yudho Pranoto mengungkapkan, tersangkanya berjumlah tiga orang yakni berinisial BG selaku PPK, BH selaku Pemborong atau Kontraktor Pelaksana, dan E-N selaku Pemodal dari pemborong.

“Ya jadi tersangkanya sudah kita tetapkan, ada tiga orang disini yang kita tentukan sesuai dengan hasil gelar perkara, yaitu pemborong atau pelaksana dari proyek tersebut, pemodal dan PPTK (PPK)” ujar Kombes Pol Dedy, Kemarin, Senin, (17/08/2020).

Proyek yang dianggarkan dari APBN tersebut senilai Rp 28 Miliar namun, dalam pelaksanaan terjadi putus kontrak dan uang yang sudah dicairkan sebesar Rp 10 Miliar sedangkan fakta di lapangan, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.

Berdasarkan hasil audit BPKP RI Perwakilan Bengkulu, negara dirugikan hingga Rp 7,3 Miliar.

Diketahui, kasus ini bermula saat terbengkalainya proyek pembangunan Gedung Akademik Center IAIN Curup Tahun Anggaran 2018 yang dikerjakan oleh PT Lagoa Nusantara dan Konsultan Pengawas PT Civarligma Engineering dengan nilai kontrak Rp26,074 Miliar.

Proyek didanai oleh APBN Tahun 2018 dengan menafaatkan dana penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kemenag RI.(Is)

Sumber:tribratanews polda Bengkulu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed