Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Update Data IPH Maret 2024

Rakor dipimpin oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si yang diikuti oleh para Menteri/Kepala Negara Pemerintah non Pemerintah, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia dan segenap undangan lainnya.

Dalam arahannya Tomsi Tohir menyampaikan bahwa momen rapat kali ini sedikit berbeda karena merupakan rapat inflasi pertama di bulan ramadhan yang sekaligus menjadi penekan bagi semua pihak untuk terus berusaha dapat mengatasi permasalahan-permasalahan harga dan distribusi bahan pokok.

Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan data terkait tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama bulan Maret tahun 2024. Berdasarkan data SP2KP pencatatan tanggal 4 s/d 8 Maret 2024.

“Secara nasional sebanyak 324 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan IPH di minggu pertama Maret yang meningkat secara signifikan dari Bulan Februari lalu yakni hanya 240 Kabupaten/Kota saja. Sebanyak 90% Kabupaten/Kota di Indonesia alami kenaikan IPH, secara spasial di peta terlihat hampir sebagian besar wilayah di Sumatera dan Jawa yang alami kenaikan IPH”.

Komoditas Penyumbang utama IPH beradasarkan wilayah Sumatera, di Provinsi Bengkulu teradapat 2 Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH tertinggi diantaranya, Lebong (5.75%) Cabai Merah, Cabai Rawit dan Daging Ayam Ras, dan Rejang Lebong (5.47%) Cabai Merah, Cabai Rawit dan Daging Ayam Ras.

Dari 96.64% Kabupaten/Kota diwilayah Sumatera kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara dengan nilai IPH (10.43%). Dengan komoditas penyumbang andil terbesar kenaikan IPH didominasi oleh cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras dan beras.

Perkembangan harga cabai merah minggu pertama Maret secara nasional naik signifikan dibanding bulan sebelumnya kenaikan mencapai 9.15%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.65.161, namun jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan 245, menurun dari bulan sebelumnya 254 Kab/Kota. Yang terjadi di 68.06% wilayah Indonesia.

Perkembangan harga cabai rawit minggu pertama Maret secara nasional naik signifikan dibanding bulan sebelumnya kenaikan mencapai 15.94%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.62.760, jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan 236, meningkat drastis dari bulan sebelumnya 136 Kab/Kota. Yang terjadi di 65.56% wilayah Indonesia.

Perkembangan harga daging ayam ras minggu pertama Maret secara nasional naik signifikan dibanding bulan sebelumnya kenaikan mencapai 4.34%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.39.345, jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan 250, meningkat dari bulan sebelumnya 201 Kab/Kota.

Perkembangan Harga Beras minggu pertama Maret secara nasional naik 3.06%, harga rata-rata di minggu keempat Rp.15.956, namun jumlah Kab/Kota yang alami keenaikan 271, menurun dari minggu sebelumnya 281 Kab/Kota. Yang terjadi di 75.28% wilayah Indonesia.(Adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *