oleh

Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Program BPJS kota Memang Sudah Dianggarkan dalam APBD

Bengkulu kota.seribufakta.com – Wakil Ketua II DPRD kota Bengkulu Alamsyah angkat bicara terkait program BPJS Kesehatan gratis bagi warga Kota Bengkulu yang tidak mampu.

Kata Alamsyah, BPJS Kesehatan itu memang dianggarkan di APBD Kota Bengkulu, karena merupakan dana dari bagi hasil cukai hasil tembakau atau DBH CHT, yang salah satunya dialokasikan untuk pelayanan kesehatan.

Terkait nominalnya, Alamsyah mengaku lupa. Hanya saja anggaran dana bagi hasil tersebut mencapai miliaran rupiah.

“Program itu, merupakan program jaminan kesehatan kota atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kota Bengkulu,” ungkap Alamsyah.

Jadi kata Alamsyah, setiap masyarakat punya hak untuk jaminan kesehatan itu.

Harapannya, penerima bantuan program BPJS Kesehatan gratis ini benar-benar orang tidak mampu.

“Jangan sampai disalah gunakan. Yang mendapat BPJS itu, benar-benar belum mendapatkan BPJS dan  masyarakat tidak mampu,” ujar Alamsyah kepada TribunBengkulu.com, Kamis (31/3/2022).

Program BPJS gratis ini, sudah bisa diterapkan sejak Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) diterbitkan.

“Sebenarnya sudah dimulai, sudah bisa dari Januari 2022 ini. Karena proses harus verifikasi dari gubernur turun kemudian baru bisa dieksekusi,” jelas Alamsyah.

Syarat lainnya, kata Alamsyah, penerima program BPJS Kesehatan gratis ini adalah bukan karyawan.

Melainkan memang benar-benar untuk kategori masyarakat kurang mampu. Seperti buruh harian lepas dan sebagainya itu bisa diakomodir.

“Artinya, mereka bukan non karyawan,” tegas Alamsyah.

Alamsyah menambahkan, masyarakat yang dengan kategori tidak mampu, statusnya bukan karyawan dipersilahkan untuk mendaftar, di RT atau Lurah setempat. Nantinya akan di data oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu.

“BPJS ini batas waktunya 1 tahun, sesuai anggaran APBD. Tahun depan dianggarkan lagi, di verifikasi lagi,” ungkap Alamsyah.(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed